MENDETEKSI PERILAKU SEKSUAL YANG BERBEDA & SOLUSINYA (TINJAUAN THEOLOGIS)

0 Comments
Manusia adalah mahluk ciptaan tertinggi dari seluruh ciptaan dan hasil Maha KaryaNya yang diciptakan menurut rupa dan gambarNya. Dalam kitab Keja 1:26-28 sudah sangat jelas dicatat tentang eksistensi dan sekaligus destiny manusia. Semua tentang manusia dan keberadaannya tercatat lengkap dalam kitab pertama ini. Kitab Kejadian merupakan kitab untuk mengerti sejarah asal usul kehidupan manusia. Bahkan dalam kitab bahasa Ibrani kata pertama dipasal pertama ayat pertama menjadi nama kitab ini. Jika kalimat pertama disebutkan "Pada mulanya.."  berarti ini kita yang berisi semua yang yang ada dari mulanya termasuk ide tentang keluarga dan sex.
Namun demikian dalam praktek hidup sekarang ini ada gelombang magnet yang kuat yang berusaha menurunkan derajat dari tujuan Allah menciptakan manusia. Manusia hanya dipandang sebagai alat pemuas keegoisan beberapa orang untuk mengeksplotasi kesenangannya sendiri dan tidak mengembalikan eksistensi kemanusiannya pada rencana ciptaannnya. Bahkan di era post-modern dan era teknologi telah terjadi banyak penurunan eksistensi mulia yang Tuhan taruh dalam diri manusia. Program TV dan spon gosip tdak sedikit mengumbar tontonan atau adegan yang berbau sensual. Dalam Kitab Kejadia disebutkan bahwa pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial. karena ia diciptakan tidak seorang diri. (bhs.inggris : alone not single --- Kej 2:18). Artinya ada kebutuhan yang harus dipenuhi sebagai seorang manusia. Selain kebutuhan akan TUHAN ada 7 hal kebutuhan yang harus dipenuhi sebagai seorang manusia sosial, yaitu:
1. Kebutuhan Pengayoman & Perlindungan
2. Kebutuhan Penerimaan Tanpa Syarat
3. Kebutuhan Penghargaan
4. Kebutuhan Komunikasi dengan baik dan lancar dan saling menghargai
5. Kebutuhan akan disiplin yang benar
6. Kebutuhan akan sebuah Kepercayaan
7. Pengertian isi hati
7 Kebutuhan tersebut sangat dibutuhkan setia orang. Kurangnya salah satu atau rusaknya salah satu akan berdampak dalam kehidupan orang tersebut sebagai gambar dan rupa Allah yang sempurna. Akibat gambar/rupa yang rusak dari ketujuh hal tersebut biasanya termanisfestasikan lewat prilaku yang aneh/tidak normal. Baik dalam hidup, sex, penampilan dsb. Mencermati penyimpangan yang makin marak maka sebagai mahluk yang adalah Gambar dan RupaNya sudah sepatutnya kita mengembalikan eksistensi kita kepada Sang Pencipta. Dan hal yang perlu diperhatikan  sebagai berikut :
Seksualitas, Pernikahan & Penyimpangan
Seksualitas
Dari sudut pandang etika kristen, seks adalah sesuatu yang baik, luhur dan suci
1. Tuhan menciptakan manusia segambar & serupa denganNya
2. Prinsip kehidupan @ berkomunitas
3. Tuhan ingin kita beranak cucu dan memenuhi bumi
4. Seks diciptakan oleh Tuhan untuk mencitrakan kesucian, kekudusan, dan kesatuan Pribadinya.


You may also like

Tidak ada komentar: