travel 2
travel payouts
I Know Who I am
Nama Lengkap : Bayu Putra
Panggilan : Han2 (Hantu) / Zoe / Bayu
Baptis : 16 Oktober 2003, Yohanes
Tempat,Tanggal Lahir : Jakarta 13 April 1987
Skala | Deskripsi |
---|---|
0 | Sepenuhnya heteroseksual |
1 | Heteroseksual, sesekali homoseksual |
2 | Heteroseksual, homoseksual lebih dari sesekali |
3 | Biseksual. |
4 | Homoseksual, heteroseksual lebih dari sesekali |
5 | Homoseksual, sesekali heteroseksual |
6 | Sepenuhnya homoseksual |
X | Aseksual, Non-Seksual |
Orientasi seksual umumnya dibahas sebagai karakteristik individu, seperti jenis kelamin biologis, identitas gender, atau usia. Perspektif ini tidak lengkap karena orientasi seksual selalu didefinisikan dalam istilah relasional dan harus melibatkan hubungan dengan orang lain. Tindakan seksual dan atraksi romantis dikategorikan sebagai homoseksual atau heteroseksual sesuai dengan jenis kelamin biologis individu yang terlibat di dalamnya, yang bersifat relatif satu sama lain. Memang individu-individu mengungkapkan heteroseksualitas, homoseksualitas, atau biseksualitas mereka dengan tindakan atau keinginan mereka terhadap orang lain. Hal ini mencakup tindakan-tindakan sederhana seperti berpegangan tangan atau berciuman. Jadi, orientasi seksual secara integral terkait dengan hubungan personal seorang individu yang dibentuk dengan individu lain untuk memenuhi kebutuhan akan cinta, ikatan, dan keintiman. Selain perilaku seksual, ikatan ini mencakup kasih sayang fisik non-seksual antara pasangan, tujuan dan nilai-nilai bersama, sikap saling mendukung, dan komitmen berkelanjutan.[2]
“ | Pada tahun 1952, ketika
Asosiasi Psikiatri Amerika pertama kali menerbitkan Diagnostic and
Statistic Manual of Mental Disorders, homoseksualitas dikategorikan
sebagai gangguan kejiwaan. Namun, pengklasifikasian tersebut segera
menjadi sasaran pemeriksaan kritis dalam penelitian yang didanai oleh
Institut Kesehatan Mental Nasional. Studi dan penelitian berikutnya
secara konsisten gagal menghasilkan dasar empiris atau ilmiah yang
menunjukkan homoseksualitas sebagai gangguan atau kelainan. Dari berbagi
kumpulan hasil penelitian homoseksualitas, para ahli bidang kedokteran,
kesehatan mental, ilmu-ilmu sosial dan ilmu perilaku mencapai
kesimpulan bahwa pengklasifikasian homoseksualitas sebagai gangguan
mental tidak akurat dan bahwa klasifikasi DSM mencerminkan asumsi yang
belum teruji, yang didasarkan pada norma-norma sosial yang pernah
berlaku dan pandangan klinis dari sampel yang tidak representatif yang
terdiri dari pasien yang mencari terapi penyembuhan dan
individu-individu yang masuk dalam sistem peradilan pidana karena
perilaku homoseksualitasnya.
Sebagai pengakuan bukti ilmiah,[66]
Asosiasi Psikiatri Amerika menghapuskan homoseksualitas dari DSM pada
tahun 1973, menyatakan bahwa "homoseksualitas sendiri menunjukkan tidak
adanya gangguan dalam penilaian, stabilitas, keandalan, atau kemampuan
sosial umum atau vokasional." Setelah meninjau data ilmiah secara
seksama, Asosiasi Psikologi Amerika melakukan tindakan yang sama pada
tahun 1975, dan mendesak semua pakar kejiwaan "untuk memimpin
menghilangkan stigma penyakit mental yang telah lama dikaitkan dengan
orientasi homoseksual." Asosiasi Nasional Pekerja Sosial pun menerapkan
kebijakan serupa. Kesimpulannya, para pakar kejiwaan dan peneliti telah lama mengakui bahwa menjadi homoseksual tidak menimbulkan hambatan untuk menjalani hidup yang bahagia, sehat, dan produktif, dan bahwa sebagian besar kalangan gay dan lesbian bekerja dengan baik di berbagai lembaga sosial dan hubungan interpersonal."[2] |
” |
“ | Saat ini, tidak ada kesepakatan ilmiah tentang faktor-faktor yang menyebabkan individu menjadi heteroseksual, homoseksual, atau biseksual -termasuk kemungkinan dampak biologis, psikologis, atau sosial orientasi seksual orang tua. Namun, bukti yang tersedia menunjukkan bahwa sebagian besar lesbian dan gay dewasa dibesarkan oleh orangtua heteroseksual dan sebagian besar anak-anak yang dibesarkan oleh orangtua lesbian dan gay tumbuh menjadi heteroseksual.[2] | ” |
“ | Meskipun spekulasi psikoanalitik dan psikologis telah berlangsung hampir satu abad, namun tidak ada bukti substantif yang mampu mendukung pendapat bahwa pola asuh atau pengalaman anak periode awal berperan dalam pembentukan dasar orientasi heteroseksual atau homoseksual seseorang. Orientasi seksual bersifat alamiah di alam, dan ditentukan oleh serangkaian interaksi kompleks faktor genetik dan masa kandungan awal. Orientasi seksual, karenanya, bukan merupakan pilihan.[67] | ” |
“ | Orientasi seksual mungkin tidak ditentukan oleh satu faktor, tetapi oleh gabungan pengaruh genetik, hormon, dan lingkungan. Dalam beberapa dekade terakhir, teori-teori biologi telah dikemukakan para ahli. Tetapi, walaupun masih ada kontroversi dan ketidakpastian akan asal usul ragam orientasi seksual manusia, tidak ada bukti ilmiah bahwa kelainan pola asuh, pelecehan seksual, atau sejarah hidup buruk lainnya memengaruhi orientasi seksual. Pengetahuan saat ini berpendapat bahwa orientasi seksual biasanya terbentuk selama usia dini."[67][75][76] | ” |
Crisis Center (lembaga yang membantu remaja dan/atau dewasa yang mengalami krisis kesehatan) di kota-kota besar dan situs-situs informasi di Internet telah muncul untuk membantu remaja dan dewasa.[121] The Trevor Helpline, adalah layanan pencegahan bunuh diri untuk remaja gay, yang didirikan setelah penayangan film Trevor, pemenang film pendek Piala Oscar, di HBO 1998.Tingginya tingkat penolakan keluarga secara signifikan berhubungan dengan hasil kesehatan yang buruk. Berdasarkan perbandingan rasio, kalangan lesbian, gay, dan biseks dewasa yang melaporkan tingkat penolakan keluarga yang lebih tinggi selama masa remaja berisiko 8,4 kali lebih besar telah melakukan percobaan bunuh diri, 5,9 kali lebih mungkin untuk depresi, 3,4 kali lebih mungkin untuk menggunakan obat-obatan terlarang, dan 3,4 kali lebih mungkin untuk terlibat dalam hubungan seks tanpa pengaman dibandingkan dengan teman sebaya dari keluarga dengan tingkat penolakan keluarga rendah atau tidak ada sama sekali.[120]
Seks dan hukum |
---|
![]() |
Isu sosial |
Pelanggaran tertentu (Dapat bervariasi sesuai dengan Yurisdiksi) |