UNICORN DI ALKITAB

0 Comments


UNICORN DI ALKITAB?
(by Dr. Elizabeth Mitchell)


Will the unicorn (ibrani: re'em) be willing to serve thee, or abide by thy crib? (Apakah lembu hutan mau takluk kepadamu, atau bermalam dekat palunganmu?) -- Ayub 39:9

Beberapa orang mengklaim bahwa Alkitab adalah buku dongeng karena di dalamnya menyebut tentang unicorn.
Akan tetapi ternyata unicorn di Alkitab adalah binatang yang nyata, bukan makhluk imajinasi atau khayalan. Alkitab menyebutkan unicorn dalam konteks binatang yang ditemui sehari-hari saat itu seperti burung merak, domba, singa, banteng, kambing, keledai, kuda, anjing, elang dan anak sapi (Ayub 39:9-12). Di dalam Ayub 38-41, Tuhan mengingatkan Ayub tentang karakteristik dari berbagai binatang yang mengagumkan yang diciptakanNya, untuk menyatakan kepada Ayub bahwa Tuhan sangat jauh melebihi manusia di dalam kekuasaan dan kekuatannya. Ayub sangat akrab (mengenali) binatang-binatang yang dikatakan Tuhan, karena semua binatang itu dilihatnya sehari-hari sehingga bisa dijadikan ilustrasi untuk memnbuat penjelasan Tuhan menjadi efektif.

Dalam Ayub 39:9-12 Tuhan menunjuk unicorn sebagai binatang yang “memiliki kekuatan sangat besar”, tidak berguna untuk pekerjaan pertanian, menolak melayani manusia atau “membajak ladang.” Bantuan ilustrasi ini memberikan gambaran sekilas bagi Ayub tentang kebesaran Tuhan. Jika yang disebutkan Tuhan adalah binatang imajinasi/khayalan maka akan membuat tujuan ilustrasi Tuhan menjadi sia-sia.

Pembaca jaman modern menemui kesulitan dengan unicorn di Alkitab karena kita lupa bahwa makhluk bertanduk satu bukanlah ciptaan yang aneh dalam desain Allah, seperti badak bercula satu dan ikan pedang. Alkitab menggambarkan unicorn melompat seperti anak lembu (Mazmur 29:6), melakukan perjalanan seperti banteng dan berdarah ketika mati (Yesaya 34:7). Keberadaan sebuah tanduk yang sangat kuat pada makhluk yang hidup soliter (menyendiri) dan berkakuatan besar ini bertujuan untuk membuat pembaca berpikir tentang sebuah kekuatan yang dahsyat.

Walaupun unicorn ini tidak ditemukan pada dunia modern, seharusnya tidak membuat kita meragukan keberadaannya di dunia masa lampau. Pikirkan mengenai burung dodo. Burung ini sekarang sudah tidak ditemui lagi, tetapi sama sekali tidak ada keraguan bahwa dia hidup di masa lampau. Burung dodo hidup di pulau Mauritius, punah pada pertengahan abad 17. Burung ini sejenis ayam memiliki tinggi 1 meter dan berat 20 kilogram. 

Catatan pada abad ke delapan belas dari Afrika selatan menyebutkan tentang gambar di batu karang dan saksi mata yang menyebutkan tentang binatang yang menakutkan, bertanduk satu bentuknya seperti kuda. Satu laporan menggambarkan binatang itu sebagai: “memiliki tanduk tunggal, tepat di kepalanya, sepanjang lengan manusia, dan memiliki panggal tanduk yang besar ... Ujungnya runcing; tidak menempel di tulang kepala tetapi hanya menempel di kulit.” Elasmotherium, badak raksasa yang telah punah, memiliki kemungkinan yang sama dengan unicorn di Alkitab. Tengkorak elasmotherium sepanjang 83 sentimeter memiliki sebuah tulang menonjol yang besar di bagian depan tengkorak, merupakan struktur untuk menopang sebuah tanduk besar yang masif.

Arkeologis Austen Henry Layard dalam bukunya “Niniwe dan reruntuhannya” tahun 1849, menggambar sketsa binatang bertanduk tunggal dari sebuah obelisk yang ditemani oleh sejenis sapi bertanduk ganda. Unicorn di Alkitab bisa jadi adalah seekor elasmotherium. Alkitab modern menerjemahkan re’em sebagai lembu liar, sedangan Alkitab terjemahan King James Version (1611), Luther’s German Bible (1534), Septuaginta, dan Latin Vulgate menerjemahkan kata Ibrani ini dengan kata yang memiliki arti “binatang bertanduk tunggal.” Memang unicorn di Alkitab tidak digambarkan secara spesifik seperti yang kita harapkan, tetapi itu adalah kenyataan. Alkitab dengan jelas menyebutkan binatang yang benar-benar hidup pada masa itu. Unicorn yang disebutkan di dalam Alkitab adalah binatang yang sangat kuat memiliki satu tanduk atau dua tanduk yang sangat kuat, bukan binatang imajinasi atau khayalan seperti yang terdapat di buku atau filem.

Binatang ini sekarang sudah punah seperti banyak binatang yang lain. Pemikiran yang menganggap unicorn di Alkitab adalah binatang khayalan merupakan upaya untuk merendahkan Firman Tuhan, yang adalah kebenaran dan kenyataan di setiap detailnya. (Answers in Genesis - USA)

* * * * *

Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu. Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu. (Mazmur 92:5,6)


You may also like

Tidak ada komentar: