Siapakah aku? Apakah aku banci?

0 Comments

Mendengar kata “BANCI” asumsi dalam pikiran kita pada umumnya adalah seorang manusia yang secara fisik adalah seorang pria, tetapi secara mental ataupun kejiwaannya lebih cenderung kepada seorang perempuan, bahkan mungkin lebih halus daripada perempuan. Kita pun sering melihat dilayar televise bagaimana seorang public figure yang pada saat itu, memposisikan dirinya sebagai banci, seperti Aming, Ivan Gunawan, Olga, dll. Apakah kita juga menganggap mereka juga sebagai anak manusia juga? Atau menganggap mereka hanya sekelompok orang yang penyakitan, sekelompok orang yang harus dijauhi, sekelompok orang yang menjadi bahan ejekan, sekelompok orang yang merupakan sampah masyarakat? Apa tanggapan kita terhadap mereka? Semua tulisan ini merupakan hasil renungan, pemikiran da pengalaman saya tentang “Banci/Waria/Gay” dan perjalanan hidup saya didalam saya mencari jati diri saya dan perkenalan saya akan Tuhan. Biarlah tulisan singkat ini menjadi berkat bagi setiap saudara yang membacanya ataupun juga bagi setiap orang yang memiliki pergumulan yang sama dengan saya. Maupun bagi anda para rohaniawan maupun para pendeta bila bertemu dengan orang ataupun umat anda yang memiliki pergumulan yang sama dengan saya, biarlah sekiranya tulisan ini menjadi berkat bagi kalian semua.


You may also like

Tidak ada komentar: