Hati yg Terbakar o/ Visi

0 Comments
Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Roma 12: 11).
 
Tuhan ingin hidup anda bersemangat dan roh anda menyala-nyala! Sebab orang yang bersemangatlah yang akan meraih kemenangan. Kalau anda memiliki semangat, anda sudah memiliki 50% kemenangan. Sayangnya begitu banyak orang percaya hanya memiliki visi Tuhan dalam hidupnya, namun tidak memiliki hati yang terus terbakar oleh visi. Akibatnya hanya semangat di awal, namun hari lepas hari semakin loyo bahkan akhirnya kehilangan visi. Saya teringat dengan bagaimana cara orang menyalakan arang menjadi bara api. Mereka akan membakar kertas supaya arang itu ikut terbakar. Awalnya hanya sebagian kecil dari arang itu yang terbakar. Akan tetapi karena TERUS DIKIPAS maka SELURUH ARANG ITU TERBAKAR. SEMAKIN DIKIPAS SEMAKIN MENYALA. BAHKAN SAMPAI TERBAKAR HABIS. Rasul Paulus menasehati kita: "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan." Dengan kata lain KITA HARUS TERUS "MENGIPAS" HATI KITA. KITA HARUS TERUS MEMPERKATAKAN DAN MELAKUKAN VISI TUHAN SAMPAI MENJADI BAGIAN HIDUP KITA. Ketika anda memperkatakan rhema visi yang dari Tuhan, maka iman anda dibangkitkan, hati anda dikobarkan sehingga sungguh-sungguh terbakar oleh visi dan visi Tuhan sungguh-sungguh terjadi atas hidup anda.
 
Penginjil besar Reinhard Bonnke memberikan hidupnya bagi Tuhan sejak usia 9 tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan theologianya di Bible College, Wales, Reinhard menjadi pastor di Jerman selama tujuh tahun sebelum ia mendapat panggilan khusus untuk memulai pelayanan misi di Afrika Selatan. Ketika ia Menangkap visi dari Tuhan untuk Afrika Selatan, ia melihat Benua Afrika, dibasuh oleh darah Yesus yang mahal harganya. Visi itu menanamkan kerinduan dalam hatinya untuk menjangkau seluruh benua Afrika, dari Cape Town sampai Kairo dan dari Dakar sampai Djibouti. Saat ia mengalami kesulitan keuangan untuk membayar sewa kantornya sebesar $ 30, ia mendengar suara Tuhan bertanya kepadanya, “Maukah kamu Kuberi sejuta dollar?”Tiba-tiba hatinya bergejolak dan ia berteriak kepada Tuhan,“Tidak Tuhan, jangan berikan aku sejuta dollar. Aku menghendaki lebih dari itu. Berikanlah kepadaku SEJUTA JIWA! Sejuta jiwa berkurang dalam neraka dan bertambah dalam sorga – itulah yang menjadi tujuan hidupku!!!”Kunci kesuksesan pelayanannya adalah penginjilan dengan api. Doanya selalu kepada Tuhan adalah “Biarlah aku TERBAKAR TERUS untukMu, Tuhan.” Pada tahun 1974 ia mendirikan lembaga penginjilan Christ for all Nations (CfaN) dan memulai kebaktian di tenda yang dapat menampung 800 orang. Pada tahun 1984, ia dan timnya dari CfaN membangun tenda terbesar di dunia, sebuah tenda yang dapat dipindah-pindah dengan kapasitas 34.000 tempat duduk. Beberapa waktu kemudia ia mulai mengadakan kebaktian di lapangan terbuka, dengan pengunjung pada awalnya tidak kurang dari 150.000 orang. Lalu sejak itulah  ia berkeliling ke berbagai kota di seluruh Afrika, berkhotbah di lapangan terbuka. Di Lagos, Nigeria, orang-orang yang datang dalam KKR-nya mencapai 1,6 juta orang dalam satu malam! Sampai saat ini tercatat tak kurang dari 42 juta jiwa mengambil keputusan bagi Yesus melalui KKR penginjilannya, dan saat ini ia mencanangkan visi untuk melihat angka itu mencapai 100 juta jiwa! Inilah yang dinamakan dengan terbakar oleh visi. Terbakar oleh visi berarti kita bersedia melakukan apapun juga untuk mencapai visi tersebut. Hanya kalau kita sampai dalam tahap terbakar oleh visi seperti ini, maka kita akan melihat terobosan besar terjadi, panen raya jiwa-jiwa akan Tuhan berikan dan kita semua akan mengalami pertumbuhan dan percepatan rohani yang luarbiasa!
 


You may also like

Tidak ada komentar: