Mencermati perkembangan masyarakat saat ini, khusunya perilaku
menyimpang sungguh mengkuatirkan. Setiap hari media massa memberitakan
dan memperlihatkan "pribadi-pribadi yang sakit.. Perilaku kekerasan,
penyalahgunaan obat terlarang, kekerasan seksual pada anak, hinggga
disorientasi seksual melanda berbagai kalangan tanpa memandang status
sosial dan usia." Kondisi tersebut akan melahirkan generasi-generasi
yang terpuruk, generasi yang seharusnya menjadi tumpuan harapan
bangsa.Melihat fenomena sosial tersebut, kami membentuk suatu wadah yang
bernama RISE & SHINE MINISTRY yang mempunyai perhatian dan
kepedulian untuk menanggulangi permasalahan patologi sosial tersebut
diatas.
Komunitas ini terbentuk pertama kali pada 16 Oktober 2011 di Jakarta.
Diawali atas penolakan GEREJA terhadap komunitas kami, apalagi ketika
dari mereka mempunyai kerinduan untuk di baptis tapi terhalang oleh
adanya birokrasi gereja yang sangat sulit. Membuat kami bertiga pada
akhirnya mendirikan pelayanan ini.
1 Kor 6:9-10
"Tahukah kalian bahwa
orang-orang yang tidak menuruti kemauan Allah, tidak akan menjadi
anggota umat Allah? Jangan tertipu! Orang-orang yang berbuat cabul ,
orang-orang yang menyembah berhala, yang berzinah, dan yang melakukan
perbuatan yang melakukan terhadap sesama jenisnya, yang mencuri, yang
serakah, yang pemabuk, yang suka meburuk-burukkan orang lain, dan yang
memeras orang lain-- semua orang seperti itu tidak akan menjadi umat
Allah.
Berlandaskan ayat tersebut dan memiliki kerinduan yang besar dari kami
bertiga untuk bisa memenangkan jiwa-jiwa yang belum mengenal Tuhan
khususnya dari Komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseks dan Trasngender).
Diawali dengan sebuah kerinduan tersebut akhirnya disepakati oleh kami
bertiga yaitu Sdr.Stanley Ticoalu (Mantan Miss.Waria 2010), Sdr. Alex
Tjoan (Mantan Koord Gay se-Cengkareng) dan Sdr.Bayu/Hanhan (Mantan
Koord.Humas Forum Komunikasi Waria Indonesia) untuk menyewa sebuah rumah
kecil untuk dijadikan basecamp dan pusat penjangkauan pada tanggal 16
Oktober 2011 berdirilah Rise and Shine Ministry di Cengakreng. Pada
awalnya berdiri komsel ini, hanya dihadiri oleh 12 orang LGBT (9waria
dan 3 Gay) dan 2 orang Evangelis dari Gereja POUK PUKRIS Kota Wisata
Cibubur yaitu Ev.John Manoppo bersama keluarga.
Morbi leo risus, porta ac consectetur ac, vestibulum at eros. Fusce dapibus, tellus ac cursus commodo, tortor mauris condimentum nibh, ut fermentum massa justo sit amet risus.