MUsik.. MUsikk.. MUsikk

0 Comments
MUSikkkk... menjadi standart kekudusan hidup orang Kristen? kita sering kali mendengar percakapan seperti ini : " Kalau masih mendengarkan musik sekuler berarti kamu belum ikut Tuhan sungguh2... atau Mendengarkan musik sekuler masih ikut dunia" Apakah sebuah musik rohani menjadi standar bahwa ornag itu mengikut Tuhan sungguh2...

Kalau melihat realita yang ada banyak orang-orang yang mendengarkan musik rohani, orang yang terlibat dalam pelayanan di gereja justru dalam kehidupan setiap harinya masih menjadi batu sandungan buat orang lain. Malah ada orang yang mempunyai gelar pendeta or anything else yang berbau rohani tetap saja menjadi batu sandungan. Yesus pernah berkata : "Bertobatlah sebab Kerajaan Surga sudah datang." Lalu apa kata arti Bertobat? Bertobat dari dosa bertobat dari perbuatan jahat yang menjadi batu sandungan buat orang lain. Apakah mendengarkan musik itu dosa? Bukankah Tuhan sendiri bersemayam diatas pujian dan penyembahan umatnya? Berati setiap ada pujian dan penyembahan pasti diiringi sebuah musik. Memang dengan mendengarkan lagu sekuler kurang banyak manfaatnya. Tapi harus kita lihat juga toh musik rohani di Indonesia lebih mengutamakan nilai jual dibandingkan kekudusan sang penyanyi ataupun apakah bisa diterima pendengarnya. Alkitab sendiri tidak pernah menyatakan bahwa mendengarkan musik. itu dosa kok.. So how about you????


You may also like

Tidak ada komentar: